Jenis Kayu untuk Furniture
Blog

Jenis Kayu untuk Furniture yang Perlu Kamu Tahu

Jenis kayu untuk furniture itu nggak bisa dipilih asal-asalan loh. Tiap jenis punya karakteristik sendiri, mulai dari kekuatan, warna, sampai seratnya. Nah, biar furniture kamu awet dan sesuai kebutuhan, yuk kenali dulu macam-macam jenis kayunya.

Mau bikin meja makan, lemari, atau rak dinding, penting buat tahu kayu yang dipakai. Salah pilih, bisa-bisa furniture cepat keropos atau susah dirawat. Jadi, yuk kita bahas satu per satu, biar kamu nggak salah pilih.

Dan jangan lupa juga, proses finishing juga penting. Setelah kayu dipilih, biasanya butuh dihaluskan pakai mesin amplas kayu duduk loh. Biar permukaannya halus dan hasil akhirnya makin kece.

1. Kayu Jati, Si Primadona Furniture

Kayu jati selalu jadi favorit buat furniture karena daya tahannya juara. Seratnya cakep, warnanya juga elegan banget. Makanya sering dipakai buat furniture premium.

Selain kuat, kayu ini tahan terhadap rayap dan kelembapan. Jadi cocok banget buat kamu yang pengin furniture awet puluhan tahun. Tapi ya, harganya memang agak tinggi sih.

Kalau mau hasil akhirnya halus dan elegan, kayu jati wajib banget diamplas dulu. Di sinilah mesin amplas kayu duduk jadi andalan, apalagi buat proyek skala besar.

2. Kayu Mahoni, Alternatif Elegan yang Lebih Terjangkau

Nah, kalau jati dirasa mahal, kamu bisa pilih kayu mahoni. Seratnya halus, warna merah mudanya juga cantik banget buat finishing natural.

Walau nggak sekuat jati, tapi mahoni masih cukup kuat untuk dipakai sebagai meja, kursi, atau lemari. Cocok banget buat gaya klasik atau vintage.

Mahoni juga gampang diamplas loh, permukaannya halus banget setelah diproses pakai mesin amplas kayu duduk. Jadi finishing-nya bisa maksimal.

3. Kayu Pinus, Ringan dan Serbaguna

Kayu pinus ini ringan tapi kuat. Cocok buat kamu yang suka furniture bergaya minimalis atau Skandinavia. Harganya juga bersahabat di kantong.

Seratnya memang nggak semewah jati atau mahoni, tapi dia punya kesan natural yang unik. Cuma, dia lebih mudah menyerap air jadi butuh lapisan pelindung.

Karena permukaannya kadang nggak rata, wajib banget diamplas dulu. Pakai mesin amplas kayu duduk biar hasil akhirnya tetap halus dan siap difinishing.

4. Kayu Merbau, Tahan Lama dan Kuat Banget

Kalau kamu cari yang kuat selain jati, merbau bisa jadi pilihan. Warna gelapnya bikin furniture terkesan elegan dan berkelas.

Kelebihannya, merbau tahan banget terhadap serangan rayap dan kelembapan. Cocok banget buat dipakai di luar ruangan.

Tapi karena teksturnya agak keras, perlu mesin yang tangguh buat menghaluskannya. Di sinilah peran mesin amplas kayu duduk terasa banget.

5. Kayu Sengon, Ringan dan Cocok Buat Proyek Besar

Buat kamu yang pengin produksi massal, kayu sengon bisa dipertimbangkan. Harganya murah, bobotnya ringan, gampang dibentuk juga.

Walau nggak sekuat jati, tapi dia tetap oke buat rak, laci, atau furniture anak. Cuma, harus pintar-pintar di finishing-nya.

Karena teksturnya agak kasar, perlu proses amplas yang rapi. Gunakan mesin amplas kayu duduk biar hasilnya tetap oke dan rata.

Kesimpulan

Sekarang kamu udah tahu kan, jenis kayu untuk furniture itu banyak pilihannya. Nggak bisa asal pilih karena tiap kayu punya karakteristik berbeda.

Kalau udah cocok sama satu jenis, jangan lupa proses finishing-nya juga harus maksimal. Proses pengamplasan jadi langkah penting banget buat hasil akhir yang halus.

Dan biar prosesnya lebih efisien dan rapi, pakai mesin amplas kayu duduk. Nggak cuma bikin kerjaan lebih cepat, hasilnya juga lebih profesional loh!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *