Kelapa tidak hanya berperan sebagai bahan masakan, tetapi juga dapat menjadi sumber penghasilan jika pelaku usaha mengolahnya dengan cara yang tepat. Salah satu produk olahan kelapa yang paling banyak dibutuhkan adalah santan. Namun, untuk menghasilkan santan yang berkualitas dan memiliki nilai jual tinggi, pelaku usaha perlu memahami teknik membuat santan yang kental dan tepat, terutama bagi petani maupun pelaku usaha kecil di pedesaan.
Tips Membuat Santan Lebih Kental
Untuk mendapatkan santan yang benar-benar berkualitas, kental, dan memiliki rasa yang maksimal, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan dalam proses pengolahannya. Dengan memperhatikan detail kecil ini, hasil santan yang kamu peroleh akan jauh lebih baik. Yuk, simak tips-tips berikut ini agar santan yang dihasilkan lebih sempurna.
1. Pilih Kelapa yang Sudah Cukup Tua
Saat memilih kelapa, gunakan kelapa tua dengan daging yang tebal dan kandungan minyak yang tinggi agar santan yang dihasilkan lebih kental dan lezat. Pastikan juga kulit kelapa tampak bersih serta tidak memiliki retakan atau lubang. Kondisi kelapa yang rusak dapat menandakan adanya jamur atau bakteri yang berpengaruh pada rasa dan kualitas santan.
Untuk memastikan kesegaran, Anda dapat menggoyangkan kelapa dan mendengarkan suara air di dalamnya. Kelapa yang masih segar biasanya terasa lebih berat dan menghasilkan suara air yang cukup banyak.
2. Memarut Kelapa
Memarut kelapa menggunakan parutan tradisional dapat menghasilkan parutan yang lebih halus dibandingkan penggunaan mesin pemarut. Pastikan parutan atau alat yang digunakan selalu bersih serta bebas dari kotoran dan karat. Kebersihan alat memegang peranan penting untuk menjaga santan tetap higienis dan aman dikonsumsi.
3. Penggunaan Air
Saat mencampur kelapa parut dengan air, gunakan air hangat karena air hangat lebih efektif melarutkan minyak kelapa sehingga santan yang dihasilkan menjadi lebih kental. Hindari penggunaan air mendidih karena dapat merusak kualitas santan. Perhatikan juga perbandingan air dan kelapa agar hasilnya optimal, biasanya sekitar 2–3 cangkir air hangat untuk setiap satu butir kelapa tua.
4. Memeras Santan
Menggunakan kain kasa atau kain muslin sangat efektif untuk memeras santan sekaligus menyaring ampas kelapa. Pastikan kain yang digunakan dalam kondisi bersih agar hasil santan tetap higienis. Saat memeras, ambil segenggam kelapa parut yang sudah dicampur dengan air, lalu letakkan di atas kain kasa. Peras dengan kuat hingga seluruh cairan keluar. Ulangi proses ini beberapa kali sampai semua kelapa parut terperas habis.
5. Menyaring Santan
Untuk mendapatkan santan yang benar-benar halus dan kental, saring kembali santan hasil perasan menggunakan kain kasa atau saringan halus. Langkah ini membantu menghilangkan sisa ampas kelapa yang masih tertinggal. Pastikan kain kasa atau saringan dalam kondisi bersih serta bebas dari bau dan sisa makanan lain agar santan tidak terkontaminasi.



